Postingan

FARMAKOTERAPI “G E R D - Gastro-oesophageal reflux disease

     A. Definisi GERD Gastro-oesophageal reflux disease ( GERD ) adalah salah satu kelainan yang sering dihadapi di lapangan dalam bidang gastrointestinal. Penyakit ini berdampak buruk   pada kualitas hidup penderita dan sering dihubungkan dengan morbiditas yang bermakna. Berdasarkan Konsensus Montreal tahun 2006 ( the Montreal definition and classification of gastroesophageal reflux disease : a global evidencebased consensus ), penyakit refluks gastroesofageal ( Gastroesophageal Reflux Disease /GERD) didefinisikan sebagai suatu keadaan patologis sebagai akibat refluks kandungan lambung ke    dalam esofagus yang menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu (troublesome) di esofagus maupun ekstra-esofagus dan/atau komplikasi. Komplikasi yang berat yang dapat timbul adalah Barret’s esophagus, striktur, adenokarsinoma dikardia dan esofagus.   Gerd dan sindroma dispepsia mempunyai prevalensi yang sama tinggi, dan seringkali muncul dengan Si...
Gambar
“Gerakan Keamanan Pangan Desa” Kebutuhan pangan untuk kelangsungan hidup tetap memperhatikan keamanan dan mutu pangan. Tren urbanisasi, dan peredaran produk pangan lintas daerah berkontribusi dalam meningkatkan risiko terhadap masalah keamanan pangan yang akan berdampak pada masalah kesehatan masyarakat dan perekonomian : a.        biaya penelusuran penyebab b.       biaya pengobatan & rehabilitasi, c.         kehilangan pendapatan & produktivitas, d.       kehilangan pasar dan pelanggan akibat kehilangan kepercayaan yang akhirnya menurunkan perdagangan pangan, meningkatkan pengangguran, dll Pembangunan keamanan pangan dimulai dari individu, keluarga, hingga masyarakat, termasuk di perdesaan. Sesuai salah satu agenda prioritas Nawa Cita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan....